Melihat 5 Pembelian Pemain Terburuk Manchester United

Melihat 5 Pembelian Pemain Terburuk Manchester United

Ada beberapa pembelian pemain terburuk Manchester United yang pernah terjadi. Pembelian terburuk itu didasarkan pada harga yang dibayarkan dan kontribusi yang ditunjukkan si pemain di atas lapangan. Pemain berharga mahal namun minim kontribusi akan masuk ke dalam daftar ini.

Dalam sejarahnya, Setan Merah memang kerap melakukan pembelian pemain yang salah sehingga merugikan mereka. Siapa saja pembelian pemain terburuk yang pernah dilakukan Manchester United? Berikut ini 5 pembelian pemain terburuk Manchester United.

1. Paul Pogba

Paul Pogba layak menjadi sosok yang dimasukkan ke dalam daftar pemain Belanda tersukses di Bundesliga Jerman. Pogba sebenarnya adalah pemain United. Ia sempat dijual ke Juventus pada 2012 lalu. Saat berada di Juventus, Pogba tampil sangat baik dan jadi bintang. Alhasil, United kembali membeli sang pemain dengan harga 89 juta Pounds pada 2016.

Ketika itu, Pogba jadi pemain termahal Premier League. Sayangnya, saat kembali ke Manchester United Pogba gagal menunjukkan kualitasnya. Kombinasi antara cedera dan mental yang buruk bikin Pogba gagal menunjukkan kembali kemampuan terbaiknya. Pogba akhirnya kembali dibuang ke Juventus.

2. Juan Sebastian Veron

Pembelian gagal lainnya yang pernah dilakukan oleh United terjadi pada 2002 lalu. Di tahun tersebut United memecahkan rekor transfer saat membeli Juan Sebastian Veron dari Lazio. Harga yang dibayarkan saat itu memang sangat tinggi yakni 28 juta Euro. Veron diharapkan mampu jadi gelandang utama untuk Setan Merah.

Sayangnya, Veron gagal tampil bagus di Old Tradford. Gaya mainnya ternyata tidak cocok dengan Sir Alex Ferguson. Alhasil, Veron hanya bermain selama dua musim saja di United dan akhirnya pindah ke Chelsea dengan harga 13 juta Pounds. Veron akan selalu diingat sebagai pembelian gagal.

3. Angel Di Maria

Pada tahun 2014 Manchester United secara mengejutkan datangkan pemain Argentina, Angel Di Maria. Di Maria dibeli dari Real Madrid dengan harga 59 juta Pounds. Awalnya, Di Maria diharapkan jadi jawaban untuk masalah lini serangan United. Namun pada kenyataannya, Di Maria gagal total. Dia tak bisa berkembang di Old Tradford.

Angel Di Maria dianggap tidak cocok untuk bermain dengan gaya sepakbola Inggris. Dalam beberapa laga terlihat kalau eks pemain Benfica itu tidak bisa menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Di Maria pun akhirnya dijual ke Paris Saint Germain setelah gagal di Old Tradford.

4. Harry Maguire

Harry Maguire juga bisa dimasukkan ke dalam daftar pembelian pemain terburuk Manchester United. Maguire dibeli dengan harga 80 juta Pounds dari Leicester City. Ia diharapkan jadi tembok kokoh buat United. Bahkan, ban kapten pun diberikan kepadanya. Sayangnya, Maguiere justru tampil buruk sehingga jadi cibiran para suporter dan para pengamat.

Awalnya Maguire digadang – gadang sebagai bek tangguh yang akan membuat lini belakang Setan Merah jadi tangguh. Sayangnya, Maguire justru lebih dikenal karena blunder yang merugikan United di ajang Premier League maupun kompetisi lainnya.

5. Romelu Lukaku

Romelu Lukaku adalah contoh dari pembelian pemain terburuk Manchester United. Ia dibeli dari Chelsea dengan harga 75 juta Pounds. Lukaku diharapkan jadi mesin gol utama Manchester United. Sayangnya, Lukaku justru gagal total selama bermain di Manchester United. Gol yang dihasilkan tak seberapa banyak.

Lukaku dianggap sebagai penyerang yang tak cocok dengan gaya main United yang andalkan kecepatan. Karena itulah Lukaku lebih sering duduk di bangku cadangan. Lukaku dianggap gagal untuk menunjukkan performa bagusnya di Setan Merah. Lukaku pun akhirnya dijual ke klub lain setelah gagal dari United.

Kesimpulan

Itulah tadi 5 pembelian pemain terburuk Manchester United. Kelima nama tadi memang dianggap gagal memberikan kontribusi maksimal sesuatu dengan harganya. Jadi, nama – nama di atas akan selalu diingat sebagai pembelian pemain terburuk sepanjang sejarah Manchester United.

Setan Merah memang perlu berhati – hati dalam memilih pemain di bursa transfer. Sebagai klub besar dan kaya raya, banyak pemain yang ingin datang karena uang. Sehingga, mereka perlu waspada saat membeli pemain baru agar tak tertipu.

Pecinta sepakbola dan bulu tangkis. Menulis adalah salah satu cara terbaik saya mengekspresikan diri dan hobi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Menarik Lainnya: